PT. 7 - Zona Tekanan
Teman–temanku pernah berucap “Masa–masa SMA itu, harus dinikmati dengan kebebasan” dahulu aku yang belum mampu berpikir jauh, hanya mengangguk– angguk setuju.
Lambat laun aku yang mulai bisa berpikir luas, ingin rasanya kembali di masa itu dan membantah pendapat teman– temanku. Coba tengoklah penemu– penemu masa kini, penemu–penemu pada masa keemasan islam, Muhammad Al– Fatih dan Khalid Bin Walid. Apakah pernah merekabmenghambur– hamburkan masa mudanya? Tidak. Tidak pernah.
Masa muda mereka dipenuhi oleh tekanan–tekanan yang silih berganti. Coba tebak apa yang mereka dapatkan? Muhammad Al–Fatih berhasil menaklukkan Konstatinopel diusia 21 tahun. Thomas Alva Edison, berhasil menemukan lampu yang hasil penemuannya bermanfaat sampai sekarang.
Ibnu Sina? Membuat buku kedokteran yang sampai saat ini masih menjadi rujukan untuk ilmu kedokteran.
Ingat, sebaik – baiknya orang adalah yang paling bermanfaat keberadaannya di manapun ia berada. Jika kita ingin bermanfaat lebih luas lagi, maka kita harus berani untuk menghadapi setiap tekanan– tekanan yang silih berganti.
Apalagi di masa muda. Karena dimasa inilah, hasil dari kebaikan akan kita dapatkan di masa yang akan datang.
Komentar
Posting Komentar